Dunia Dalam Cermin

Hilangnya Punca

Posted by: fiza on: August 24, 2009

3

Lamunan tidurku disentak

Jantung berdegup laju

Hati dicucuk sembilu

Lantas jiwa terasa pilu

Keperluan telah ku tunai

Kehendak telah ku capai

Itu sudah ini pun sudah

Mengapa aku masih bergundah?

Bukan aku bodoh untuk meneka

Setiap titisan air mataku bermakna

Menelan madu, terasa loya

Aku tahu…aku sedar…aku hilang punca

Langit tidak selalu terang-aku terima

Rasa bersalah bak dikejar bayang-aku percaya

Setiap masalah ada jawabnya-itu dusta

Perlahan-lahan air mata ini kuseka

Letih aku menggali punca

Meresap kebumi tidak kembali

Wahai punca, alpa kau rupanya

Tanpamu, ku bangkai bernyawa

Kosong sepolos bayi

Panas tanpa mentari

Hidup seperti zombie

-23/8/2009-

Advertisement

8 Responses to "Hilangnya Punca"

‘hidup seperti zombie’. – tu paling tak tahan.

Setiap masalah ada jawabnya-benar.
Cuma mungkin lambat jumpa,
Mungkin langsung tak jumpa,
Tetapi orang lain sudah jumpa.

Saki-baki tetamu dunia bukanlah dinding,
Mengejar bahagia dan redha di hari kekal

kurang faham yg the last two sentences..

u kno wat, ive been der b4

“letih aku menggali punca”

so letih dat a thought had eventually came to me dat i might’ve been “diggin” at d wrong places, n even seekin for d wrong “punca”.
abt to give up when i gave d ultimate source a try.

http://www.searchtruth.com/chapter_display.php?chapter=1&translator=11

i think u should too.wallahualam.

don’t really get it

Salam Fiza,

“Kunjungan menikmati sama tulisan saudarai”,

“terima kasih kunjungan ke KOTA PUISI saya”.

wslm, smoga sama2 dpt ekspresi diri…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • None

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.